Saturday, July 18, 2009

Insomnia

Bermula dari tidur larut malam dikarenakan mengerjakan sesuatu, seseorang akan mengalami gangguan siklus jam tidur keesokan harinya. Karena tubuh akan mengkompensasikan jam tidur yang terbuang dengan rasa mengantuk yang amat sangat esok harinya ketika pertama kali bergadang. Lambut laun karena tubuh terus dipaksa untuk tidak tidur malam, maka tubuh kita akan membentuk mekanisme baru yang merubah jam tidur biologis kita pada waktu yang kita paksakan untuk tidur tadi. Semisal kita sebelumnya terbiasa tidur pada pukul sepuluh malam. Tiba-tiba karena harus mengerjakan pekerjaan yang belum selesai, maka kita harus memforsir diri hingga akhirnya pekerjaan baru selesai dan kita tidur pada pukul tiga pagi. Keesokan harinya siklus ini berulang, tapi bedanya hari kali ini bukan karena mengerjakan pekerjaan, tetapi kita tergoda untuk menonton siaran langsung pertandingan sepak bola klub kesayangan kita. Hari pertama kita dengan terpaksa harus tidur malam, keesokan harinya kita dengan sukarela tidur larut malam karena hobi.

Jika hal di atas terjadi secara terus menerus selama jangka waktu yang lama, maka hampir bisa dipastikan, tubuh kita akan membentuk jam tidur baru. Kita akan belum merasa mengantuk ketika belum larut malam. Perubahan jam tidur ini bukannya tidak membawa efek bagi kesehatan tubuh. Sebaliknya, perubahan jam tidur ini akan mengganggu siklus aktivitas tubuh sehari-harinya. Parahnya, jika tidur yang telah larut malam tadi pun kualitasnya tidak begitu baik. Sehingga kita selalu merasa kekurangan waktu tidur, walaupun secara kuantitas waktu seharusnya sudah lebih daripada cukup. Keadaan ini akan menyebabkan apa yang lazim kita sebut sebagai insomnia.

http://www.blogdokter.net/2008/07/23/tips-mengatasi-susah-tidur-insomnia/ menyebutkan bahwa insomnia merupakan suatu keadaan ketika kita sulit untuk tidur atau merasa tidur kita tidak nyenyak. Rata rata setiap orang pernah mengalami insomnia sekali dalam hidupnya. Bahkan ada yang lebih ekstrim menyebutkan 30 – 50% populasi mengalami insomnia. Insomnia tidaklah mengenal usia, baik tua, muda, maupun anak-anak dapat terjangkit insomnia manakala siklus tidurnya tidak teratur. Peluang terkena insomnia akan semakin meninggi dengan bertambahnya usia. Ditengarai stres merupakan penyebab tertinggi insomnia dan perempuan tampaknya berkecenderungan lebih tinggi daripada laki-laki (mungkin karena perempuan lebih berpeluang mengalami stres).

Berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi serangan insomnia.

  1. Berolah raga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolah raga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olah raga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolah raga, kesehatan anda menjadi lebih optimal sehingga tubuh dapat melawan stress yang muncul dengan lebih baik.
  2. Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur. Makanan yang terlalu banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang terlalu banyak akan menyebabkan anda sering ke belakang untuk buang air kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan menganggu kenyenyakan tidur anda.
  3. Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. Saat tidur, matikan lampu, matikan hal hal yang menimbulan suara, pastikan anda nyaman dengan suhu ruangan tidur anda. Jauhkan jam meja dari pandangan anda karena benda itu dapat membuat anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut.
  4. Kurangi mengkonsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat anda terjaga seperti teh, kopi. alkohol dan rokok. Minuman ini akan menyebabkan anda terjaga yang tentu saja tidak anda perlukan bila anda ingin tidur.
  5. Makananlah makanan ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur, bila tersedia, tambahkan dengan segelas susu hangat.
  6. Mandilah dengan air hangat 30 menit atau sejam sebelum tidur. Mandi air hangat akan menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Selain itu, mandi air hangat juga mengurangi ketengangan tubuh.
  7. Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur.
  8. Gunakanlah tempat tidur anda khusus untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh anda menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat anda berbaring di tempat tidur, maka akan timbul rangsangan untuk tidur.
  9. Lakukan aktivitas relaksasi secara rutin. Mendengarkan musik, melatih pernafasan, meditasi dan lain lain akan membantu memperlambat proses yang terjadi dalam tubuh sehingga tubuh anda menjadi lebih santai. Keadaan ini akan mempemudah anda untuk tidur.
  10. Jernihkan pikiran anda. Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran anda. Salah satu cara untuk ini adalah menuliskan semua pikiran anda lewat media blog.
  11. Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur anda selanjutnya.

Demikianlah tips mengurangi masalah tidur anda. Selalulah ingat bahwa tidur merupakan kebutuhan pokok tubuh untuk pertumbuhan dan memperbaiki fungsi organ yang terganggu. Insomnia bukan merupakan penyakit bawaan dan dengan demikian tentu akan mudah disembuhkan.

Jika dengan langkah diatas anda masih merasa gagal mengatasi masalah tidur, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mencari jalan keluar.

sumber gambar / picture source : klik di sini / click here



No comments:

Post a Comment

Blog Widget by LinkWithin